Tak Jaga Kebersihan, Mas Amay Kena Impetigo


Menjelang libur akhir tahun kemarin, Mas Amay justru mengalami hal yang kurang menyenangkan. Kulitnya mengalami infeksi yang bermula dari bentol biasa. Ternyata, apa yang dialami Mas Amay disebut Impetigo. Apa itu Impetigo, dan bagaimana penanganannya? Simak tulisan Mama Kepiting, ya..

~~~

Musim hujan sudah tiba. Seperti anak-anak pada umumnya, Mas Amay dan Dek Aga tentu ingin bermain hujan. Nah, siang itu, karena hari hujan, mereka berdua bermain hujan-hujanan di luar. Entah bagaimana mulanya, setelah mandi dan membersihkan diri, kami menyadari ada sebuah bentol di alis Mas Amay.

Dikira bentol biasa, kami hanya memberikan minyak telon pada bentol tersebut. Namun, hingga keesokan harinya bentol itu tak kunjung hilang, bahkan bentol tersebut menjadi berair dan semakin besar. Yang lebih membuat khawatir lagi, di sampingnya muncul bentol yang sama.

Mas Amay mengalami Impetigo

Wah, apa Amay terkena dermatitis venenata, ya? Kami menduga-duga karena sebelumnya kami juga menemukan tomcat di kasur. Tahu kan ya kalau toksin yang terdapat pada tomcat bisa mengakibatkan sensasi panas dan perih, yang selama ini dianggap sebagai herpes zoster? Dengan dasar itulah, kami mengoleskan salep Acyclovir pada kulit Amay.

Beberapa hari berlalu, akan tetapi infeksi di kulit Amay tak kunjung menunjukkan perkembangan positif. Bahkan infeksi tersebut menyebar semakin luas. Sampai suatu hari, ketika kami sedang melakukan perjalanan ke Bandung, Amay berkata, "Mas Amay bisa sembuh ngga ya, Ma? Mas Amay capek gatel terus."

Sebagai seorang ibu, rasanya seperti teriris-iris mendengar Mas Amay berkata seperti itu. Keesokan harinya, kami memutuskan untuk pergi ke dokter kulit di Majalengka. Di situlah, Mas Amay didiagnosa mengalami Impetigo.

Infeksi kulit itu bernama Impetigo

Mengutip alodokter.com, Impetigo adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri, dan sering terjadi pada bayi dan anak-anak. Infeksi ini ditandai dengan kemunculan bercak merah dan melepuh pada kulit (pada Amay, bentuknya seperti bentol) terutama di bagian wajah, tangan, dan kaki. Pantaslah Acyclovir tidak mempan, karena Acyclovir memang digunakan untuk mengobati infeksi akibat virus, bukan bakteri seperti pada Impetigo ini.

Impetigo ada dua macam; Impetigo krustosa dan Impetigo bulosa.

Impetigo krustosa merupakan jenis Impetigo yang paling sering dialami oleh anak-anak dan lebih mudah menular, sedangkan Impetigo bulosa merupakan jenis Impetigo yang lebih serius dengan gejala berupa munculnya lepuhan berisi cairan bening di bagian tubuh antara leher dan pinggang serta lengan dan tungkai. Lepuhan tersebut terasa nyeri dan kulit di sekitarnya terasa gatal. Lepuhan tersebut bisa pecah, menyebar, dan menimbulkan koreng berwarna kekuningan. Koreng akan menghilang tanpa bekas setelah beberapa hari. Terkadang, Impetigo bulosa juga disertai dengan demam dan munculnya benjolan di sekitar leher akibat pembengkakan kelenjar getah bening.

Impetigo yang dialami Mas Amay adalah jenis Impetigo krustosa, karena Mas Amay tidak mengalami demam. Bercak kemerahan yang timbul juga hanya berada di sekitar mulut dan hidung, dan tidak menimbulkan nyeri. Selain itu, bekas korengnya berwarna kemerahan.

Untuk pengobatannya, oleh dokter Mas Amay diberi satu macam obat berbentuk puyer, 2 botol obat sirup yang salah satunya merupakan antibiotik, dan 1 jar salep. Alhamdulillah, setelah seminggu, infeksinya sudah terlihat mengering dan mengelupas.

Impetigo mulai memudar setelah pengobatan selama seminggu

Alhamdulillah, semoga Mas Amay segera sembuh dari Impetigo, dan tidak mengalami hal seperti ini lagi. Makanya, kita harus jaga kebersihan, yaa... Rajin potong kuku, dan setelah mandi sore jangan main kotor-kotoran lagi. Oya, di Majalengka kemarin, Mas Amay berobat di Dr. Pudyahtuti Taihitu, Sp.KK. Beliau berpraktik di depan SMP 1 Kadipaten.


Ditulis dengan Cinta, Mama

Comments

  1. Ya Allah, ikut nyeri liatnya, Mas. Alhamdulillah udah sembuh yah

    ReplyDelete
  2. Waduh..saya beneran baru tahu ada infeksi kulit begini, saya pikir kalau gatal keluar air itu karena biang keringat. Soalnya pernah juga jumpain bayi kena begitu, trus makin melebar. Ternayata menular juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, Mbak, saya juga baru tau ada infeksi bernama Impetigo. :)

      Delete
  3. Anakku dl kayaknya pas kecil pernah juga mba, kena kayak gini. Tapi di kaki. Waktu itu berawal dr teman di TK yang kena, trus nular..

    ReplyDelete
  4. Alhamdulillah akhirnya ketahuan penyebabnya ya. Semoga lekas membaik dan wajahnya bersih bersinar lagi kayak piring yg dicuci pake sunlight *bundane ra genah iki. LOL

    ReplyDelete
  5. Oalah mas. Baru tahu saya ada penyakit ini mbak. Semoga ga kena lagi ya mas.

    ReplyDelete

Post a Comment