Amay's Art Work

Saturday, September 27, 2014

Amay, di umur 3 tahun 6 bulan

Setelah kegiatan menyusun puzzle tadi malam, pagi ini Amay ketagihan membuat sesuatu. Begitu bangun tidur, yang diingatnya adalah gunting dan kertas.

"Menggunting lagi, yuk, Ma..." ajaknya pada saya yang baru menyelesaikan Shalat Shubuh. Akhirnya saya ikuti kemauannya dengan memberikan beberapa potongan kardus sisa semalam.

"Amay mau buat apa?" tanya saya. Dia belum punya ide sepertinya. Namun begitu melihat sebuah persegi panjang yang di dua sisinya terlipat sebentuk segitiga, ia pun mengambilnya, lalu menggunting garis tanda lipatannya tadi dengan tangannya sendiri. Jadilah sebuah trapesium.

Begitu didapatnya sebuah bentuk yang baru (trapesium), ia langsung berkata, "Ini kayak mobil, Ma..." Mmm, tapi mobil yang belum ber-roda. Lalu dibaliknya trapesium itu, "Kalo gini jadi kapal."

Oh, okay, bagaimana kalau kita membuat mobil dan kapal saja? Kebetulan persegi panjang yang disisinya terlipat sebentuk segitiga itu ada dua. Jadi masih tersisa satu lagi untuk membuat dua buah kendaraan. Amay pun menggunting persegi panjang yang lain, sehingga didapatnya dua buah trapesium.

Saya, menyadari kemampuan Amay yang belum bisa menggunting dengan rapi, menawarkan bantuan untuk membuat dua buah roda dan satu tiang bendera. Dua roda untuk mobil, dan tiang bendera untuk pelengkap kapal yang akan dibuatnya. Selanjutnya, saya serahkan semua urusan pada Amay. Amay membuat sendiri benderanya, juga jendela-jendela mobilnya. Ia sendiri juga yang menempelkan semua bagian itu hingga menjadi dua buah kendaraan yang diinginkannya.

Mobil mainan buatan Amay

Kapal laut buatan Amay


Horeee, Alhamdulillah, sekarang Amay sudah semakin kreatif... :)

Read More

Puzzle Sederhana untuk Kegiatan Anak Usia Tiga Tahun

Tadi malam, saya menghabiskan waktu bermain bersama Amay dengan menggunting. Sudah berbulan-bulan saya tidak melakukan kegiatan ini bersama Amay. Ini karena Amay sedang malas menggunting, dan lebih senang menggambar seperti biasanya. Memang, gambar buatan Amay sekarang ini lebih kompleks, lebih detail. Apalagi yang digambarnya adalah karakter-karakter kesukaannya seperti Spiderman, Batman, atau Ultraman.

Nah, untuk awalan, saya memang tidak secara langsung menyuruhnya menggunting. Amay belum dapat menggerakkan tangannya untuk menggunting dengan rapi. Ia pun baru bisa menggunakan gunting untuk urusan potong-memotong, dan belum bisa menggunting untuk membuat bentuk tertentu. Jadi, saya memutuskan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu. Saya membuat puzzle. Sambil saya menggunting gambar yang telah saya buat, saya persilakan Amay untuk menggunting kertas, semaunya saja.

Ide membuat puzzle datang begitu saja, ketika saya melihat tumpukan kardus di rak buku. Pertama, saya menggambar kuda, dengan kemampuan menggambar saya yang sangat terbatas, hehe.. Kemudian saya minta Amay untuk mewarnainya. Lalu setelahnya, saya gunting gambar itu menjadi lima bagian. Saya acak, lalu saya minta Amay untuk menyusunnya kembali.

Agak takjub, karena Amay bisa menyusun lima kepingan puzzle itu dengan baik, meskipun saya belum pernah mengajaknya melakukan permainan ini. Membeli aneka puzzle pun belum pernah. Ini pertama kalinya Amay mengenal puzzle.


gambar yang saya potong menjadi 5 bagian








Saya menggunakan double tape untuk menempelkan kepingan puzzle itu ke bidang kertas, karena mendadak kami kehilangan lem, hehehe... Jadi tadi malam, selain belajar menyusun kepingan puzzle, Amay juga berlatih menempel menggunakan double tape. Dan inilah hasilnya... :)


Karena kegiatan ini, Amay jadi semangat berlatih menggunting. :D


Read More